Jumat, 13 Maret 2015

CARA CARI UANG DARI INTERNET TANPA MODAL (Berbagi Kesuksesan)

melihat perekonomian Indonesia yang jauh dari kata layak. banyak masyarakat Indonesia yang kekurangan. sulitnya mendapatkan pekerjaan dan tingginya kredibilitas yang dibutuhkan dalam mencari kerja menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi.

namun jangan khawatir bagi anda yang mau sedikit berusaha. disini anda tidak perlu berusaha terlalu keras kesana kemari untuk menghasilkan uang. cukup dengan duduk dirumah dan aktifkan internet anda melalui gadjet anda atau komputer anda bisa mendapatkan uang. ya. dengan bekerja disini anda bisa mendapatkan uang, pekerjaan ini cocok untuk anda ibu rumah tangga, usahawan, mahasiswa dan semua orang. tanpa modal. tanpa kerja keras. cukup sedikit usaha dan waktu anda. anda bisa mendapatkan uang disini.

anda ingin tau? cukup klik disini
http://www.penasaran.net/?ref=kde335 

 disini anda bebas bekerja kapanpun anda mau. anda juga bebas MODAL. dalam seminggu anda bisa meraup keutungan sampai 3000.000 bahkan lebih. jadi tunggu apalagi. silahkan anda klik dan ikuti petunjuknya maka anda akan merasakan manfaatnya yang luar biasa.anda bisa langsung klik disini Kerja Part time 1-2 jam perhari, gaji puluhan juta rupiah. Hanya ada di bisnis ODAP terbukti membayar dan bukan penipuan. http://www.penasaran.net/?ref=kde335

Kamis, 06 November 2014

Heart





sebuah Ikatan yang tertinggal

sebentuk perasaan yang kini hanya menjadi kenangan

kebahagiaan yang berubah menjadi kesedihan,

semua membekas 

tak dapat semudah air laut menghapus pasir diatas karang

sepi, hampa, gelap

ruangan hati ini telah menjadi kosong, dingin, dan menakutkan untuk dibuka kembali

waktu...

hanya menunggu waktu dan sedikit keajaiban untukku kembali bahagia

Selasa, 17 Juni 2014

jeda diatas luka

sebenarnya sudah hancur...
iya!! hatiku sudah hancur sejak pengkhianatan pertamamu padaku
serpihan itu belum bisa kembali utuh
sebenarnya apa yang sedang kulakukan???

apa yang aku pertahankan???
cintamu???
hatiku yang hancur???
atau apa??

mengapa tidak kutemukan jawabannya??
mengapa tidak kutemukan kebahagiaanku disana??
lalu siapa kebahagiaanku sebenarnya???
katakan padaku Tuhan...

aku menunggu dalam sudut kesepianku
aku menderita ditengah gersangnya hatiku
tidak setetespun aku bisa merasakan air kebahagiaan disana
aku haus,,, 

jeda berbentuk jarak tak berarti ini..
bukan lagi untuk menguji cinta kami
tapi jalan untuk memperdalam lukaku
sampai kapan berakhir??? 
siapa yang bisa mengobatiku??

tetap bergeming tak ada jawaban

Minggu, 15 Juni 2014

Dia

Dia

Walau mata  tertutup  atau  terbuka 
Hanya  dia  yang  Q  lihat

Bagaimana  Q  katakan
Bagaimana  orang  jatuh  cinta

Ada  yang  Q  kenang  
Tapi  Q  hiasi  dengan  mimpi

Nama  yang  tertulis  dihati
Dengan  dialah  Q  berikrar


By : Iyan_NaShun
21.00  14  September  2009




Jumat, 13 Juni 2014

Cari Web Hosting-mu disini

hemz... ngomong-ngomong soal web,,, dunia teknologi berkembang begitu pesat, kita tidak akan bisa mengikutinya jika kita hanya berdiam diri saja. nah,,, kali ini saya akan membahas tentang salah satu hosting yang menjadi andalan para pecinta pembuat situs.

pengetahuan itu luas, ilmu itu berharga, di blog kali ini saya akan berbagi pengetahuan saya dengan anda semua para pembaca. buat kalian yang mau membuat web, kalian bisa order di idhostinger. selain menyediakan berbagai kebutuhan web anda, disini juga anda bisa memulai dengan hal yang paling ringan karena ada layanan gratisnya, hostinger indonesia ini memberi layanan gratis dan berbayar. menyediakan layanan sesuai dengan kebutuhan kita. jika kalian ingin membuat web, kalian pastinya akan membutuhkan domain, nah,, disinlah kalian bisa memesan domain, dan kebutuhan web anda dengan mudah. kalian bisa buka di idhostinger, atau kalau mau lebih mudah klik aja link berikut: http://api.idhostinger.com/redir/4022430

semoga bermanfaat

Kamis, 12 Juni 2014

My Prince




Jika  ku  tutup  mata  ini
Kehangatan  senyumnya  menyapaku,
Tatapan  matanya  mendebarkan  jantungku,
Rambutnya  yang  tesapu  angin
Menebarkan  simfoni  sakura  musim  semi
Sikapnya   yang  dingin 
Seakan  melebihi  salju  dihari  natal

Semua   tentangmu  menyelimutiku
Sehingga  aku  tak  bisa  melihat  selain  dirimu

Bagiku  kau  adalah 
Hujan, dimana  aku  kering
Kau  memberiku  kesejukan
Selimut, dimana  aku  dingin
Kau  memberiku  kehangatan

Pangeranku,….

Adakah   petir  kan  berubah 
Menjadi  kembang  api ?
Adakah  batu  kan  berubah 
Manjadi  emas ?

Mengapa  hingga  saat  ini 
Tak  kutemukan  sosokmu  dalam  dunia  nyata
Yang  mampu  menggantikanmu
Dalam  dunia  mayaku

Mungkin  ini  sekedar  mimpi
Karena  aku  tau  semua  hal  itu  tak  kan  berubah
Dari  dasar  suatu  ciptaan  yang  abadi,dan  kekal
Tapi…. Do’aku  selalu  terpanjat  untuk  itu
Karena  aku  tahu
Tuhan  tak  pernah  menutup  mata



                                                       By: iyan_Nya Shun
21.15/ 13  April  2008

Rabu, 11 Juni 2014

Goresan Indah untuk_mu

Masa  kecilmu  mulai  memudar
Perlahan  tunas  kehidupan  dan 
Kerasnya  dunia  mulai  kau  rasakan
Seiring  berjalannya  waktu
Perlahan…

Hingga  suatu  saat 
Kau  temukan  kebahagiaan  sejati
Agar  tak  lelah  kemudian

Mulailah  dari  sekarang
Seiring  bertambahnya  tunas  itu
Menjadi  mahkota  yang  indah
Dengan  kebaikan, kesabaran,
Keikhlasan,  keimanan, dan  kejujuran

                        By: Iyan_NaShun
20/11/2007
23.50

Senin, 21 April 2014

Have Fun dengan GAme's dan Dapatkan Uangnya

Dunia Internet itu sedikit menakutkan walaupun banyak manfaatnya ya.. namun, jika kita memang memilki keinginan yang baik dari sesuatu maka akan baik pula hasilnya. untuk kalian yang pecinta game. bisa dijadikan pilihan game's yang satu ini. dengan bermain digame ini, kalian tidak hanya bersenang", dapat chat dengan orang luar, akan tetapi kalian juga bisa mengambil uang riil dari sini. game Golden Market,. cara bermainnya cukup mudah kok,,, kalian hanya perlu membuat account dan setelah itu bisa log ini. disini, kita juga bisa mendapat pengalaman" yang tak bisa kita temukan digame"house dan game lainnya. kita hanya perlu bermain, setelah itu bekerja, dan bisa juga membuat perusahaan bahkan menjadi pemerintah. menarik kaaaaaaannnnn""" buat yang mau coba klik ajah link disini kalaupun gak bisa diklik silahkan copy link-nya dan paste di pencarian web.

 http://www.marketglory.com/strategygame/kaname4me

kalian akan saya pandu untuk memainkannya, karena itu, sebelum log on setelah bikin account kalian bisa hubungi saya dengan join di fb saya. supaya waktu kalian tidak terbuang sia" hanya untuk memahami cara bermainnya di game tersebut dihari pertama. :-)
terimakasih

Sabtu, 12 April 2014

cara mudah mendapat uang tambahan dari internet

wah wah.... sudah berapa lama ya gak bikin artikel.. nah.. kali ini saya akan membagi tips untuk termudah mendapat tambahan uang jajan untuk kalian pecinta dunia internet. banyak yang menggunakan internet hanya untuk tujuan sosialisasi, padahal nieh, kita bisa mendpatkan manfaat selain bersosialisasi yaitu mendapatkan penghasilan sendirii dengan duduk manis dirumah dan dimanapun juga.
selain lewat blog, game, ada lagi nieh jasa perusahaan asing yang akan membayar kita untuk membantu perusahaan itu menyebarkan link-nya (berisi promo iklan perusahaan)
caranya kalian cukup klik link ini  http://tasks4job.com/?refer=174286 kemudian 
1. langkah pertama klik kata yang berwarna merah, disitu kalian harus registrasi menjadi member dengan mengisi kolom-kolom yang disediakan
2. kedua setelah selesai kalian harus log in, hal ini bisa dilanjutkan dengan mengklik tulisan log in di tab registrasi atau kembali ke awal dan kli create acount dalam kotak berwarna biru.
3. setelah masuk, anda akan dapat kode link yang nantinya dimana kode itu kalian kopy paste di sosial media yang kalian punya, bisa lewat facebook, dinding status, comentar, chat, wechat, line, whataap, bb, dhasbor blogger,dll
 gimana?? mudah bukan

selamat mencoba... :-) semoga bermanfaat 

Sabtu, 16 November 2013

when love is choosen



Aku adalah seorang gadis yang sedang diliputi kegelisahan. Kepalaku saat ini sedang dipenuhi bermacam-macam pikiran yang aku sendiri hampir gila karenanya.
Cinta! Kata itu sangat mudah diucapkan dan beragam pengertian berkecamuk di dalam satu kata itu. Baik itu dalam bentuk keindahan sampai pada yang menyakitkan. Berada diantara yang indah dan menyakitkan itulah posisiku sekarang.  Cinta! Begitu mudah datang dan pergi, benarkah? Seandainya hal itu terjadi padaku mungkin aku tidak akan menjadi seperti sekarang ini. Begitu sulitnya untukku mencintai seseorang. Bahkan aku sendiri juga sangat kesulitan untuk mengisahkan “cinta” dalam hidupku. Terlalu ironis dan mendramatisir. Tapi kenyataan itulah yang terjadi.
Keluarga! Sama halnya dengan cinta. Banyak sekali  kata yang dapat diungkapkan untuk mengartikannya. Ada kebahagiaan dan benci. Salah satunya adalah, ada yang bilang, keluarga adalah tempat kebahagiaan seseorang. Benarkah? Tapi tidak sedikit juga saat ini yang tidak merasakan kebahagiaan dalam sebuah keluarga.  Ada juga pepatah mengatakan darah lebih kental daripada air. Namun kenyataan bahwa manusia lebih membutuhkan air daripada darah.
Cinta dan keluarga, hidup dan mati (kehidupan). Berisi kebaikan dan kejahatan, benci dan sayang (suka). Yah,, itulah siklus hidup. Di dalam cinta dan keluarga ada rasa,, rasa yang mengelilinginya. Berputar seeperti bumi diikuti bulan mengelilingi matahari. Bisa jadi bumi itu kebaikan dan bulan kejahatan, bisa jadi pula bumi itu benci dan bulan itu sayang (suka). Selamanya kedua elemen itu memenuhi kehidupan, bersitegang mengeluarkan aura dengan bermacam warna. Bagi orang yang mampu memperbanyak aura kebaikan dan kasih sayang, tidak akan ada celah untuk benci dan kejahatan memegang kendali. Namun,, apabila justru sebaliknya, akan membuat kehidupan tidak akan baik. Memang sulit menjadikan sesuatu menjadi baik sempurna. Karena manusia adalah makhluk yang tamak, manusia adalah makhluk egois. Meskipun manusia diberi akal pikiran, adakalanya pikiran itu dikendalikan nafsu dan aura kejahatan sehingga tidak bisa dikendalikan. Kita tidak bisa menilai seseorang dalam beberapa kali bertemu. Namun, kita bisa mempercayai seseorang jika kita sudah mengenalnya dengan baik. Dan sekarang semuanya itu menyelimutiku. Membuatku dalam keadaan yang akupun sendiri sulit untuk memilih.
Cinta dan keluarga, hal itu yang sekarang menjadi momok pikiranku, membuatku frustasi dan putus asa. Karena dari dua kata itu yang seharusnya bisa terjadi benang kebahagiaan diantara keduanya, justru sebaliknya dalam hidupku. Bahkan benang itu tidaklah benang perantara kedamaian melainkan bagaikan dua kutub magnet yang tidak bisa bersatu. Kilatan energy listrik yang bertolak belakang diantara keduanya membuat diriku yang berada ditengah terombang ambing tidak dapat mengimbanginya ataupun menyatukannya.
Aku tidak tahu harus mengawali kisah ini dari mana, tapi yang pasti kisah yang aku tulis saat ini adalah bagian imajinasi dari sebuah kisah nyata dalam hidupku. Aku sendiri merasa tidak yakin dengan apa yang aku tulis. Aku hanya ingin melampiaskan masalah-masalah yang mengganggu pikiranku menjadi sesuatu yang lebih baik.
Aku memang bukan Tuhan yang bisa dengan mudah menentukan takdirku sesuai keinginanku. Aku sendiri tidak tahu apakah kisah dalam hidupku akan berakhir sesuai dengan keinginanku. Sejujurnya aku menginginkan kisahku akan berakhir dengan bahagia, tapi otak dan pikiranku terlalu takut untuk membayangkan dan mengharapkannya. Dan yang terjadi justru sebaliknya. Dipikiranku yang muncul adalah hal-hal yang buruk yang justru membuatku terpuruk sambil mengeluarkan air mata, sebelumnya sudah kukatakan aku depresi, jadi wajar hal itu yang terlintas dipikiranku.
Diawali dengan suatu hari…
Keadaan cuaca memang tidak panas. Bahkan sekarang mendung karena memasuki awal bulan Januari. Tapi seperti yang aku katakan sebelumnya. Pikiran dan hatiku saat ini sedang labil dan bergejolak, bisa dibilang kacau. Singkat cerita, saat ini aku menjalani hubungan jarak jauh (baca di karyaku sebelumnya) karena keluargaku yang tidak sepenuhnya menyetujui pria yang aku pilih. Jadi beginilah yang terjadi. Aku bahkan tidak diizinkan menghabiskan liburan bersamanya. Akhirnya aku kena imbasnya, kekasihku marah. Memang, dia tidak menunjukkannya secara langsung seperti dulu, mungkin karena dia sudah berfikir dewasa. Tapi dia tidak sadar, sikapnya telah menunjukkan jika dia marah padaku. Akhir-akhir ini dia tidak pernah sms atau telfon. Jika kuhubungi hanya seminggu sekali diangkat.
Bagaimana mungkin aku harus berfikir positif tentang sikapnya itu, sementara keadaan kami diibaratkan aku di kutub selatan dan dia di kutub utara. Terus… dan terus aku memikirkannya, merindukan suaranya tapi SIAL!! Kenapa justru dia tetap mengacuhkanku. Dan hari ini, aku memutuskan untuk jalan-jalan disekitar tempat yang dulu adalah tempat favorit kami tempat dimana dia pernah tinggal.
Sakit, sesak, kecewa, dan marah. Sementara semua kenangan sedang diputar otakku memantulkannya di mataku dengan jelas setiap kejadiannya sampai aku tidak sadar sejauh mana kakiku berjalan. Aku terus seperti raga yang tak bernyawa, berjalan menunduk, sesekali menatap langit, tetap berjalan sampai tiba-tiba…
“BRAKK!!!”
Seketika gelap namun aku masih merasakan kesadaran untuk beberapa saat. Banyak sekali bintang di kepalaku, dan terakhir yang aku tahu ada sesosok wajah yang begitu mengkhawatirkanku dan mengangkat tubuhku sambil berteriak-teriak tidak jelas.
§
          “Hei, kau baik-baik saja?”
Ketika kubuka mataku, kalimat itu yang pertama aku dengar. Samar-samar aku melihat wajah itu. Sesaat yang terlintas dalam benakku adalah “Shun Makabe? benarkah?!!” aku tidak bermimpi kan? Wajahnya sangat tampan begitu terpesona aku tidak menghiraukan pertanyaannya dan lupa apa yang sudah terjadi padaku. Sampai dia menegurku untuk yang kesekian kali.
          “Ah ya, aku baik-baik saja. Hahaha”. Jawabku sambil berusaha untuk bangun dan bertanya dalam hati apa maksud pertanyaan pria ini. Tapi…
          “Adududuhhhh…. Kenapa kakiku seperti diikat dengan karung sih...dan…ah,,,??? Sakit sekali…..” ketika kulihat kakiku. Tak palang aku syok setengah mati.
          “Apa ini? Oh… kakiku kenapa harus diikat seperti ini? Apa yang terjadi pada kakiku yang mulus?? Aduh…” entah apa yang terjadi  yang jelas aku benar-benar terkejut melihat kakiku menjadi sebesar kaki gajah dan di bebat seperti mumi. Aku meracau dan mengoceh, aku sendiri bingung mendengar apa yang aku ocehkan tidak jelas. Ketika aku sadar. Aku menatap tajam ke arah cowok yang sedang duduk didepanku dengan raut wajah bersalah itu. Dan aku menemukan jawabannya.  Kasihan melihatnya, akhirnya aku memutuskan untuk mengenyahkan kemarahanku dan menenangkan pikiranku sendiri.
          “sudahlah.. hufh,,tidak usah merasa bersalah begitu… hehehe. Lagipula aku hanya sakit seperti ini beberapa hari juga sembuh”.
          Benarkah beberapa hari sembuh?  Melihat keadaan kakiku yang seperti ini. Aku merasa tidak yakin dengan kalimat yang aku ucapkan sendiri itu. Tapi apa boleh buat, melihat wajah dihadapanku yang merasa bersalah membuatku merasa tidak tega melihatnya.
          “Maaf..” laki-laki itu meminta maaf sambil menunduk
          “Sudahlah.. akukan sudah bilang tadi, tidak apa-apa aku baik-baik saja”.
          “Maaf.. tapi sepertinya keadaanmu tidak sesuai yang kau harapkan. Kata dokter tidak cukup satu tahun.. paling cepat dua tahun setengah atau bisa lebih untuk bisa sembuh total. Jadi… aku benar-benar minta maaf. Aku akan tanggung jawab atas semuanya”.
          Aku tidak bisa berkata apa-apa. Dua kali lipat keterkejutanku dari yang sebelumnya. “Apa dia bilang? Sampai bertahun-tahun? Tahun?? Bahkan tidak lagi bulan tapi tahun? ya Tuhan…mimpi apa aku semalam. Kenapa nasibku buruk sekali. Cobaan apa lagi ini?. Baru saja satu maslah belum selesai, kenapa ada masalah lagi. Apa yang sudah diperbuat nenek moyangku diwaktu masih hidup sih? Kenapa aku jadi seperti ini. Kejahatan apa yang sudah dilakukan beliau sampai aku yang entah keturunan yang keberapa dari generasi yang bahkan aku juga tidak tahu ini menanggung akibatnya”. Akhirnya mungkin karena terlalu banyak berfikir tubuhku sangat lemas dan kepalaku sakit. Selanjutnya aku tidak tahu apa yang terjadi.
§
          Aku benar-benar panik. Perempuan ini pingsan lagi, mungkin dia benar-benar syok karena ternyata kakinya tidak sebaik yang dipikirkannya. Aku sendiri juga bingung bahkan bahkan aku belum bisa menghubungi keluarganya karena dalam tasnya dia tidak membawa identitas KTP juga tidak membawa ponsel.
          “Aduh,, bagaimana ini? Kata dokter dia mengalami depresi dan syok yang berlebihan atas kejadian ini. Apa yang harus aku lakukan?  Aku sendiri hamper tidak percaya aku telah menabraknya. Semoga dia tidak menuntut dan membawaku ke dalam jeruji penjara.
          Sesaat dalam keheningan di kamar rumah sakit. Laki-laki itu masih tetap menunggu gadis yang sedang terbaring. Dia memperhatikan gadis yang tengah tertidur itu. Dia sangat terkejut ketika melihat gadis yang tertidur itu mengeluarkan air mata.
          “Apakah dia menangis?”
          Aku merasa ada kesedihan di dalam air amatanya. “apakah karena masalah kakinya? Apakah masalah ini begitu membuatnya sedih? Oh, aku benar-benar merasa  bersalah. Maafkan aku”.
          Saat itu juga dia menghapus air mata gadis itu dan berjanji pada dirinya sendiri akan bertanggung jawab sampai gadis itu sembuh.
§
          Tony.. aku bermimpi bertemu dengannya. Kenapa terlihat sedih.. kenapa mengacuhkanku dengan wajah sedih begitu?  Bahkan tony tidak mau tersenyum padaku. Apakah benar-benar sudah tidak peduli padaku?  Aku sakit tony… barusan ada yang menabrakku. Kakiku patah..tidakkah kau kasihan padaku.. kenapa kau menjauh tony,, tony,, tunggu aku..aku mohon tunggu..aku benar-benar menangis dan terpukul. Apakah hubungan kita seburuk ini? Kenapa? Apa slahku? .
          “Tony… tunggu aku…tunggu.. hiks,, hiks,, tunggu aku tony.. aku mohon..”
          Ah, gadis ini mengigau. Aku terkejut, dia menyebut nama seseorang. “Jadi bukan karena kecelakaan ini dia menangis? Tapi ternyata memang ada masalah lain. Mungkin kata dokter dia sedang depresi itu karena masalah yang sedang dihadapinya ya.. aku semakin kasihan padanya.
          “Uh…”
          “Ah, akhirnya kamu bangun juga setelah pingsan dua jam”.
          “Hah? Apakah selama itu?”.
          “Iya.. mungkin, itu karena kamu terlalu syok dengan kejadian ini. Aku minta maaf”.
          “Em… daritadi kau menungguku di sini?”.
          “Iya.. aku fikir aku bertanggungjawab. Oh ya, aku tidak bisa menghubungi keluargamu karena aku tidak menemukan identitasmu. Dan lagi,, aku minta maaf juga telah melihat tasmu tadi waktu mencari identitasmu”.
          “Oh.. tidak apa-apa. Tapi…syukurlah kalau kamu belum menghubungi orangtuaku. Sejujurnya aku justru merasa lega karena aku tidak mau membuat mereka khawatir”.
          “Tapi meskipun begitu, bukankah kamu harus menghubungi mereka? Toh nanti kalau kau pulang ke rumah mereka juga akan mengetahuinya”.
          “Yah, sudahlah. Masalah orangtuaku biar aku yang menjelaskan ke mereka sendiri”.
          “Oh.. yasudah, baiklah”.
          “Ok. Sekarang aku mau pulang”.
          “Biar aku antar”.
          “Tidak perlu, aku bisa pulang sen…”
          Hup! Tiba-tiba aku sudah ada dipelukannya. Uh.. dia menyebalkan. Seenaknya menyentuh orang. Kenapa ini? Aku tidak mau begini. Aku.. seperti seseorang yang mengkhianati kekasihnya dengan sepert ini. Oh.. Tony akan marah padaku jika dia melihanya.
          “kumohon turunkan aku”.
          “Bagaimana bisa. Kamu belum bisa jalan, tidak mungkin aku membiarkanmu”.
          “Hah? Apakah kakiku separah itu sampai aku tidak bisa jalan?”.
          “Aku kan sudah bilang butuh tahunan untukmu bisa berjalan lagi”.
          “Aisss.. apa-apaan ini. Bagaimana bisa seperti ini? Bagaimana kau menabrakku sampai aku seperti ini? Ayo, katakan!! Bagaimana bisa hah? Ya Tuhan…”
          “Aku akan jelaskan setelah kita pulang dan kamu sudah tenang. Tolong simpan tenagamu itu untuk nanti ketika kau sudah sembuh. Aku akan mengizinkanmu untuk memukulku sepuasmu. Nah.. sekarang ayo kita pulang”.
          “ uh,” tanpa sadar aku mengeluh seperti itu sambil memeluknya. Kenapa? Kenapa harus ada laki-laki lain yang menyentuhku? Lihatlah apa yang sudah kau lakukan Tony. Bahkan sekarang kau tidak peduli aku disentuh laki-laki lain, mana janjimu, Tony, kau benar-benar menyebalkan. Aku membencimu, kau tau aku tidak suka disentuh laki-laki lain kecuali kau. Kau benar-benar bodoh.
          “Apa? Kau bilang aku bodoh?”
          “ah, apa aku mengatakan sesuatu??”
          “dasar..jelas-jelas kau mengataiku bodoh barusan”
          “ah.. itu hanya perasaanmu saja mungkin, hahaha”
Sial, apa aku berbicara saat melamun tadi? Huh, tapi sudahlah, toh dia memang bodoh telah menabrakku.
§
 " Hei, kenapa kau tidak membawaku dengan kursi roda saja? bahkan sampai naik lift pun kau masih menggendongku? apa jangan-jangan kau ini laki-laki kurang ajar yang suka cari kesempatan?" didalam lift aku tidak tahan untuk tidak bertanya
" hahahahaha,, terserah aku mau menganggapku apa. apakah aku terlihat seperti itu? jika benar, ketika menabrakmu aku tidak akan membawamu kerumah sakit tetapi kerumahku. "
"apakah pertanyaanku itu seperti lelucon sampai kau tertawa."
"mungkin, hahaha"
"aneh"

butuh waktu lima belas menit untuk sampai ke parkir mobil, bagiku sudah seperti seratus abad aku digendongnya, membuatku tidak nyaman. dia memasukkanku kedalam mobilnya. hmmm aku bahkan tidak berpikir bahwa orang yang menabrakku adalah orang kaya. memimpikannya saja tidak pernah, aku benar-benar sial! aku paling tidak suka berhubungan dengan orang kaya, apalagi laki-laki. mereka terlalu sombong menurutku. mereka tidak pernah peduli dengan orang miskin.

aku tidak peduli dengan dia yang sedang konsentrasi menyetir, aku memejamkan mata, mengingat mengapa aku bisa ditabrak laki-laki aneh ini. sejenak,,aku mulai teringat. saat itu aku sedang kacau dan bermaksut untuk jalan-jalan sambil mengingat kenanganku bersama Abie, tempat dimana kami mengukir kenangan manis dan pahit. saat itu aku berjalan sambil melamun, ketika aku akan menyebrang tiba-tiba ada sebuah mobil berwarna putih dengan kecepatan tinggi menabrakku. uh, sepertinya itu bukan hanya kesalahan dia, aku juga yang ceroboh menyebrang sambil melamun. 

" Aku rasa,, aku ahrus minta maaf padamu" kubuka mataku bersama kalimat itu kuucapkan padanya
"untuk apa?? aku yang salah, Aku tau jalanan itu tidak ramai oleh kendaraan, makanya aku membawa mobil seenaknya, aku yang salah ngebut di jalan."
" yah, kita berdua sama-sama salah akrena waktu itu juga aku sedang melamun."
"oh ya?? jadi hukumanku sedikit lebih ringan nieh?"
"maksutmu?? aku tidak menghukummu. aku kan sudah bilang, kau tidak perlu bertanggung jawab karena aku baik-baik saja"
"iya aku ingat, tapi kamu tau kan UU dinegara kita ini, walaupun yang salah itu adalah orang yang membawa sepeda sekalipun, tetap saja yang membawa mobil yang bertanggung jawab".
"em... begitu, tapi tidak berlaku untukku. jadi kau bebas".
"tidak,,aku masih belum bebas, sebelum kakimu sembuh".
"ternyata kau orang yang keras kepala".
"terserah kau menilaiku seperti apa, karena aku bukanlah orang kaya seperti yang kau pikirkan yang tidak mau bertanggung jawab".

sekilas aku berfikir, mungkin dia orang yang baik
  
"oh ya, apakah aku benar-benar tidak diizinkan berjalan meski memakai tongkat??"
"coba aja, apakah kau bisa berjalan meski memakai tongkat".
"loh? kau ini, aku bertanya padamu dengan serius, menyebalkan! masih beruntung kau tidak aku tuntut! huh".
"hahaha, kau ini cepat sekali marah ya? kau bahkan tidak sadar, saat kau marah mukamu lucu sekali. hahahaha"
"Kau pikir ini lelucon. sudahlah, turunkan aku disini saja. dari awal aku memang tidak suka denganmu".
"Hei, hei kenapa begitu? aku minta maaf deh.."
"Sudah, turunkan saja aku disini, toh jalan ini tidak jauh dari rumahku. Aku akan jalan sendiri"
"Aku bilang jangan keras kepala".
Sejujurnya aku bingung. jika butuh waktu lama, sebelum orang tuaku pulang dari luar negeri aku masih belum sembuh itu akan membuat mereka marah. sementara jika aku menghubungi mereka, mareka juga akan marah karena aku sudah mengganggu bisnis mereka. hufh, mungkin lebih baik aku tetap diam. terlintas difikiranku akan sesuatu.
"Hei, apa aku bisa minta tolong padamu?"
"Panggil aku Frey, daritadi kau memanggilku hei, dan tidak mau bertanya siapa namaku. yah, baru kali ini ada perempuan melihatku tapi mengacuhkanku. kau ingin minta tolong apa?"
"huh, memangnya kau fikir dirimu aktor terkenal, sehingga aku harus terpesona padamu? dimataku kau tidak terlihat tampan ataupun keren. jadi jangan berharap aku seperti wanita" yang kau bicarakan itu. Antarkan aku kerumah temanku"
"hem,,, begitu ya? hanya kau yang bilang bahwa aku tidak tampan. sepertinya kecelakaan ini membuat matamu rabun ya? dimana rumahnya?"
"Hei, jaga ucapanmu itu, mataku masih normal tau. mungkin wanita-wanita itu yang rabun. huh, kau terlalu besar kepala. lampu merah di depan belok kanan."
"oh ya? masa' sih, satu banding seratus orang yang bilang aku tampan. tidak bisa dipercaya yang seratus itu rabun semua. hahaha"
"terserahlah, kau terlalu narsis"
"kita lihat saja apakah kau benar-benar tidak akan tertarik padaku nanti"
"sesukamu sajalah"

pertama melihatnya sih, bisa dibilang dia memang tampan. bahkan aku sempat mengira sebelum kesadaranku hilang saat kecelakaan kalau dia adalah tokoh komik kesukaanku. tapi melihat sikapnya yang narsis, aku jadi enggan mengakuinya dan aku tidak suka dengan sikap seenaknya dia padaku. lagipula dimataku hanya ada satu orang yang berarti bagiku. Abie aku rindu padamu.

"stop! sudah sampai. kau bisa menurunkanku disini, sementara aku akan masuk sendiri. oh ya, terima kasih kau bisa pulang sekarang"
"hah? benar tidak apa-apa?"
"kau tidak dengar apa yang akan kukatakan tadi?"
"em,, yasudah, turunlah!"


aku takut sekali, mungkin saat dirumah sakit aku tidak khawatir karena dia menggendongku. tapi sekarang aku tidak yakin apa aku bisa bangun sendiri. pelan-pelan aku menggerakkan kaki kiriku yang terluka. seketika nyeri menjalar diseluruh tubuhku sampai ke ubun-ubun rambutku. "ais" baru juga digerakkan kenapa sakit sekali.
"aduh" rintihku pelan, sial! apa aku benar-benar tidak bisa jalan? menyebalkan!. 
"bagaimana, sakit? melihat ekspresimu sepertinya iya. digerakkan saja sakit, apalagi jalan. butuh bantuan?"
"tidak,, terimakasih, aku akan berusaha sendiri"
sepertinya dia tidak menggubrisku, dia sudah ada disamping jendela dan memintaku menurunkan jendela mobil.
"apa? kau mau memaksa menggendongku lagi? aku tidak mau, tidak mau dan tidak mau!"
"hem..segitunya kau menolakku. aku ingin memastikannya saja apakah kau sanggup berdiri. bahkan jika saat ini kau bisa berjalan. aku akan bersyukur. ayo"
aku berusa mengangkat kakiku untuk turun. tapi jangankan terangkat, menggesernya saja aku tidak sanggup karena sakit sekali".
"huh, aku bilang juga apa. tulang patah kan tidak seperti luka bakar. sakitnya luar biasa, jadi wajar saja kalau tidak bisa bergerak. jadi bagaimana ini?"
 sangat, sangat, dan sangat menyebalkan" entah kenapa aku menangis sambil mengucapkan kata-kata itu. aku merasa sedih, hatiku sakit. kenapa Tuhan menghukumku seperti ini. disaat orang yang aku sayang tidak peduli padaku, sehingga tidak tahu keadaanku seperti ini. disaat jarak memisahkan aku dan dia. kenapa?!!

"tunggulah disini. jika kau tidak mau aku gendong, aku yang akan masuk kerumah temanmu. rumahnya yang pagarnya bercat hitam itu kan? siapa namanya? aku akan membawanya kesini, jadi berhentilah menangis. aku tidak tahan melihat perempuan menangis".
"namanya Airin" jawabku lirih sambil menghapus air mataku
"dan namamu siapa?"
"hah? apa perlu namaku juga? untuk apa?"
"jelas dong. mana mungkin aku memintanya kesini tanpa menyebutkan namamu, aku tidak mau dainggap penculik. kau yang membutuhkannya kan? lagi pula aku tidak mengenalnya dan apa susahnya kau menyebutkan namamu, kita sudah banyak bicara tapi aku tidak tahu namamu. "
"raisa"
"hem.. Raisa ya,, setidaknya namamu lebih cantik dari orangnya."
"kau ingin dipukul ya?"

setelah itu dia pergi dari hadapanku sambil tertawa. "menyebalkan". beberapa menit kemudian dia menucul bersama temanku. Airin yang saat itu kakinya juga sakit akibat kecelakaan berjalan terseok-seok kearahku. aku jadi berfikir, kami berjodoh karena mengalami hal yang sama. hanya saja dia patah dibagian paha atas sebelah kanan, sementara aku pergelangan kaki kiri. kami berteman sejak masuk universitas. namun dia berhenti karena kecelakaan yang menimpanya, sementara aku masih kuliah, tapi kami tetap berteman baik.
                                                              §



         
          

Entri Populer

Pengikut